Kok, Masih Mulas, Sih

Mulas usai melahirkan menunjukkan proses pemulihan rahim tengah berlangsung. Tak perlu khawatir berlebihan, kok. Menjelang persalinan, Mama biasanya merasa- kan mulas luar biasa akibat kontraksi ra him. Kontraksi ini diperlukan untuk membantu Mama mengeluarkan janin. Biasanya kita akan berpikir, jika mulas pasti akan berakhir setelah si kecil lahir. Ternyata, tidak! Ya, usai melahirkan, mulas belum lah hilang.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Kita masih meng alami kontraksi rahim yang me munculkan mulas, tetapi tentu tidak seberat se belum melahirkan. Biasa nya, kontraksi dan mulas masih tera sa hingga seminggu usai melahir kan. Munculnya terkadang, tidak terus menerus. Biasanya terasa ketika Mama sedang menyusui, karena isapan bayi merangsang terjadinya kontraksi. Ketika ASI keluar, tubuh akan me ngeluarkan hormon oksitosin, yakni hormon yang merangsang terjadinya pengaliran ASI.

Selain itu, hormon ini bekerja untuk membantu proses pengerutan rahim ke ukuran yang semula. Tak perlu takut, kontraksi dan mulas menandakan Mama sedang menjalani proses penyembuhan rahim. Sebelumnya, rahim membesar mengikuti pembesaran janin seukuran 3-4 kg. Setelah janin dilahirkan, pembuluh darah dan jaringan pada rahim akan terjadi penyusutan menjadi hanya sekitar 2 kepalan tangan laki-laki dewasa.

Sekitar dua minggu kemudian, rahim akan mengecil lagi menjadi satu kepalan tangan sampai selanjutnya menjadi sebesar telur ayam, dan dalam waktu 40 hari akan kembali ke kondisi semula. Nah, saat penyusutan dan pemulihan inilah muncul kontraksi dan mulas. Ini adalah normal dan sangat baik sebab rahim sedang melakukan proses pemulihan. Kontraksi pun baik untuk meminimalisasi infeksi dan perdarahan.

Kontrol Ke Dokter Seminggu Kemudian

Umumnya, seminggu setelah pulang ke rumah usai melahirkan, Mama diminta kontrol kembali. Tujuannya untuk melihat perkembangan pe mulihan rahim, apakah kontraksi berlangsung dengan baik dan rahim bersih dari sisa-sisa darah usai persalinan atau justru sebaliknya. Dari pemeriksaan tersebut, dokter dapat mengevaluasi, apakah proses pemulihan ini berlangsung dengan baik atau perlu dilakukan tindakan lain. Jika Mama tidak tahan dengan rasa mulas yang teramat berat, dokter bisa meresepkan obat antimulas. Proses pemulihan bisa saja tidak berlangsung mulus.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *