Menggarap Pasar Ritel Modern

Menggarap Pasar Ritel Modern

Gerai ritel modern terbilang salah satu saluran distribusi yang sangat potensial bagi kita para petani dan pedagang. Pasalnya, produk-produk perishible (termasuk produk-produk hasil pertani an) berkontribusi besar terhadap nilai penjualan peritel modern, yaitu sekitar 20%-30% dari total nilai penjualan; mem berikan keuntungan kotor yang tinggi, 30-40% dari harga jual; menempati 30%-40% dari total area penjualan; dan memiliki rentang produk (product range) banyak dan beragam.

Jadi, jelas posisi produk perishible (berumur segar pendek) merupakan andalan dalam bisnis ritel modern. Penjabaran Produk Secara garis besar divisi perishible dipilahkan menjadi beberapa departemen berdasarkan kelompok produk atau komoditas, yaitu: -Departemen sayur (vegetables), menyediakan berbagai macam bentuk dan jenis sayur-sayuran, baik sayuran “basah”, seperti: bayam, kang kung, kailan, maupun sayuran “kering”, seperti jahe, kunyit, dan daun salam.Departemen buah (fruits), menyediakan produk buah-buah: lokal, seperti jambu, mangga, jeruk, pisang, nanas, dan impor: jeruk, anggur, pir, kiwi.

Depar temen butchery (daging& delikatesen), menyediakan berbagai bentuk produk makanan berbasis aneka daging (sapi, kambing, dan ba bi), olahan siap masak (ready to cook), seperti daging bumbu marinet, daging bumbu rawon, daging bumbu sate, dan olahan setengah jadi (half done food), seperti sosis, bakso, smoke beef.

Departemen ayam (chicken), menyediakan daging ayam, mulai dari ayam utuh, ayam potong, dan ayam mentah sampai ayam olahan setengah masak (half done food) dan ayam masak (well done chicken), seperti ayam goreng bumbu kuning, ayam goreng tepung, ayam panggang.Departemen fishery atau seafood, menyediakan bahan makanan hasil laut, seperti ikan tenggiri, udang, kepiting, dan ikan air tawar, seperti lele, mujair, dan ikan mas.

Departemen dairy, menyediakan produk-produk olahan berbahan susu, seperti: susu murni, margarin, butter, es krim, yoghurt, wipping cream, dan cooking cream.Departemen daily, menyediakan aneka produk hasil pengolahan rumah tangga, seperti cincau kemas, mutiara, tahu, tempe. Penjabaran atau pemilahan departemen tersebut bergantung format (ukur an dan bentuk) gerai peritel.

Semakin besar format pasar swalayan, semakin banyak penjabaran departemennya karena kategori dan produkproduk yang ditawarkan juga semakin banyak. Syarat dan Aturan Dalam menjalankan bisnisnya, peritel modern menerapkan serangkaian kebijakan dan peraturan bagi pemasok yang akan mendistribusikan atau menjual produk-produk pertanian di geraigerai mereka.

Persyaratan atau peratur an peritel modern yang satu dengan peritel lainnya seringkali tidak sa ma, tetapi secara umum sebagai berikut: 1) produk berkualitas (tidak rusak, kandungan pestisida rendah, ukuran produk, tampilan bagus) 2) kemasan produk menarik dan mudah dipajang 3) ukuran atau timbangan produk sesuai kebutuhan target pasar mereka 4) ketersediaan stok produk harus terjamin sepanjang waktu, kecuali produk musiman 5) khusus untuk produk olahan harus memiliki sertifikat kelayakan dari BPOM, atau badan sejenis 6) harga relatif kompetitif 7) sistem pembayaran antara 1-2 minggu 8) melakukan seleksi terhadap vendor secara berkala 9) ada yang meminta uang pendaftaran produk (listing fee) yang akan dijual. Karena itu, apabila kita akan mendistribusikan dan menawarkan produkproduk pertanian, baik dalam kondisi segar maupun hasil olahan kepada peritel, kita harus menyiapkan segala sesuatu untuk memenuhi persyaratanpersyaratan tersebut.

Hal-hal yang harus dilakukan agar produk-produk kita lebih mudah diteri ma di pasar ritel modern yaitu: a) memastikan produk yang akan kita tawarkan berkualitas dengan melakukan sor tasi atau seleksi, b) mengemas produk berkualitas dengan baik/menarik.

Website : Kota-Bunga.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *