Taman Ditutup, Ruang Jadi Luas dan Dilengkapi dengan Genset

Taman Ditutup, Ruang Jadi Luas dan Dilengkapi dengan Genset. Harga genset murah bisa didapatkan dari Agen resmi Jual genset Surabaya yang memberikan potongan harga dan garansi resmi.

“Rumah lama kami hanya memiliki 1 lantai dengan luas 154m2. Kami ingin rumah yang lebih leluasa, makanya, kami memilih klaster ini,” ujar wanita berkerudung krem itu ramah. Meskipun rumah klaster ini awalnya memiliki 2 lantai, Yudi dan Nila merasa belum cukup, mengingat pertemuan keluarga rutin akan memuat banyak sekali sanak saudara.

Alhasil, guna mengakali kebutuhan ruang lapang, Yudi dan Nila memutuskan untuk menutup taman, membuatnya sebagai ruang makan, sekaligus area sirkulasi. Tak hanya itu, pasangan ini pun membobol beberapa bagian dinding, yang semula memisahkan area taman dengan ruang keluarga.

Dinding masif raib, hanya menyisakan beberapa bagian sebagai pembatas zona aktivitas. “Untuk menutupnya, kami hanya memerlukan waktu sekitar sebulan, dengan biaya ±Rp10 juta,” ujar ibu dari Kinta (10) dan Attar (4) ini. Ternyata, dengan waktu yang relatif sebentar, Yudi dan Nila dapat “menyulap” taman menjadi area kumpul keluarga yang cukup luas.

“eggak cuma untuk kumpul-kumpul saja, area bermain Attar jadi luas, mengingat anaknya sangat aktif dan nggak mau diam, kan?” ungkap Nila sembari tertawa renyah. Tak hanya renovasi taman, Yudi dan Nila meningkat rumahnya menjadi 3 lantai. Terdapat beberapa ruangan yang juga ditambahkan, untuk memenuhi fungsi lainnya, mulai dari kamar anak, ruang duduk, area jemur, hingga musala.

Dominasi Merah dan Hitam Nan Elegan

Tanpa bantuan desainer ataupun arsitek, Yudi dan Nila berkreasi sendiri terhadap interior rumah barunya tersebut, termasuk pemilihan warna di setiap sudut rumah. Merah dan hitam, merupakan 2 warna yang mendominasi rumah seluas 300m2 tersebut. “Entah kenapa, saya sih merasa warna merah dan hitam itu bisa menghadirkan kesan elegan dan unik pada sebuah rumah. Makanya, saya penasaran ingin menerapkannya pada rumah saya,” ujar Nila berpendapat.

Warna merah menjadi focal point pada setiap ruangan di rumah ini. Memang, secara psikologis, merah memberi kesan semangat, ceria dan dinamis ke dalam sebuah ruangan. Yudi dan Nila pun menempatkan warna pemikat mata ini di area-area yang tepat, seperti pada ruang makan dan dapur. Alhasil, secara keseluruhan, rumah klaster ini berhasil “disulap” menjadi hunian idaman, tak hanya dari segi estetis, tetapi juga memenuhi kebutuhan Yudi dan Nila, tanpa terkecuali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *