Lejitkan Penjualan Cokelat Monggo dengan Jasa SEO Semarang

Lejitkan Penjualan Cokelat Monggo dengan Jasa SEO Semarang yang terpercaya dan berkualitas untuk meningkatkan omzet. Selama ini pemberian nama produk cokelat merujuk pada kata berbau asing. Sementara monggo,malah tak ada konotasinya dengan cokelat.

Entah karena nama atau memang produknya yang berkualitas atau gabungan keduanya. Kiprah cokelat Monggo dengan kemasan memakai gambar ikon pewayangan jawa Punokawan macam Semar dan Petruk ini terbukti berkibar. Dari awal produksi yang hanya 1 kg per hari, kini telah meroket hingga 280 kg per hari atau 5 ton cokelat sebulannya.

Jaringan pemasarannya meliputi Jawa – Bali lewat gerai dengan 400 titik pemasaran. Untuk melebarkan sayap bisnis, perusahaan ini akan melakukan penetrasi produk ke seluruh Indonesia. Langkah awalnya menguatkan brand di Jakarta dan meningkatkan jumlah produksi.

RASA BELGIA

Puluhan jenis produk yang dihasilkan secara garis besar dibedakan atas besarkecilnya ukuran, kalender event, kombinasi rasa, dan custom made (pesanan). Dalam soal rasa, misalnya, lantas muncul cokelat rasa durian, mangga, cabai, dan marzipan (cacahan kacang almond).

Cokelat Monggo berhasil mewujudkan cita rasa cokelat Belgia dalam diri dark chocolate. “Cita rasa Belgia ini terus kami jaga sambil mempertahankan kualitas cokelat dan desain kemasan yang selalu di update pada setiap event nasional,” jelas Tanjung Ardhiani, Marketing Communication Cokelat Monggo.

Jejak kesuksesan Monggo tak bakal terjadi jika Thiery Detournay tak datang ke Indonesia tahun 2001. Kala itu, ia datang tanpa perencanaan, bahkan ia mengaku “berkelana”, sebelum akhirnya menjadi pekerja sosial dan mengajar bahasa Perancis. Dari pengalamannya di sini, ia kecewa tidak mendapatkan cokelat yang berkualitas baik.

Padahal ia tahu Indonesia adalah negara penghasil biji kakao terbesar ketiga di dunia. “Dengan alasan di atas dan melihat negeri asalnya Belgia, sebagai penghasil cokelat terbaik di dunia, Thierry akhirnya memilih usaha membuat cokelat,” ungkap Tanjung Ardhiani. Dan pilihan usahanya terbukti sukses. Saatnya menikmati kelezatan cokelat dari kota Gudeg, Yogyakarta. Monggo!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *